Skip to content

FF SUJU : Take Care My Son (HaeTeuk)

April 27, 2010

“Donghae-ya!” Panggil Leeteuk ketika melihat Donghae sudah siap dengan tas punggungnya untuk berangkat ke sekolahnya.
“Hyung-ah, waeyo?” Donghae menoleh sambil membetulkan rambutnya.
“Kau mau kemana?” Tanya Leeteuk, “tentu saja ke sekolah lah! Waeyo?” Donghae balas bertanya.
“Hyung juga mau ke Market dekat sekolahmu, kau kuantar saja ya!” Tawar Leeteuk,
“bener nih, hyung?” Tanya Donghae, “Iya, ayo cepet!” Leeteuk segera menuju ke mobilnya.

^^

“Donghae!” Lagi-lagi Donghae mendengar ada yang memanggilnya.
Dia menoleh lagi, disana Leeteuk sedang bersandar di mobilnya. “Hyung!” Sahut Donghae lalu segera menghampiri Leeteuk.
“Mau apa hyung?” Tanya Donghae, “datang menjemputmu,” jawab Leeteuk.
“Ta-Tapi Hyung.” Ucap Donghae terbata, “waeyo, keberatan? Atau kau mau pergi ke tempat lain?” Tanya Leeteuk.
“Ah, ya. Aku ingin pergi ke rumahku.” Jawab Donghae, “kalau begitu, ku antar kau ke sana ya!” Leeteuk segera mendorong Donghae masuk ke mobilnya.
“Dimana rumahmu?” Tanya Leeteuk sambil menyalakan mesin mobilnya.

^^

“Ah, Donghae. Kau datang!” Mr.Lee memeluk Donghae penuh kasih sayang. Leeteuk tersenyum.
“Dan, siapa ini Donghae?” Tanya Mr.Lee, “ah, ini_” omongan Donghae diputus.
“Park Jung Soo Imnida. Kalau paman mau, paman bisa memanggilku, Leeteuk saja.” Leeteuk menjabat tangan Mr.Lee.
“Sepertinya, kau anak yang baik.” Mr.Lee tersenyum sambil menepuk punggung Leeteuk.
“Ah, sudah dong! Aku lapar nih, appa!” Donghae merajuk,
“aku tidak masak, kita makan diluar saja ya. Ayo cepat!” Mr.Lee mengambil kunci mobilnya.

^^

“KAMI PULANG!” Leeteuk dan Donghae berseru.
“Oh, sudah pulang. Ayo kita makan.” Ajak Heechul, dia memakai celemek.
“Kh~ Mian Hyung, tapi, kami berdua sudah makan tadi.” Jawab Donghae.
“Apa? Dimana?” Tanya Heechul. “Mr. Lee mengajak kami makan di luar.” jawab Leeteuk.
“Mr.Lee? Appa mu hae?” Tanya Heechul.
Donghae mengangguk. “Padahal aku sudah masak! Tak apalah, biar Kangin yang makan. Kalian ganti baju sana!” Suruh Heechul bak Ibu Rumah Tangga yang mengurus anak-anaknya.

^^

(beberapa hari sebelum ITU terjadi)

“Leeteuk,” panggil Mr.Lee ketika mereka sedang minum bersama di teras rumah Mr.Lee,
“Mwoayo?” sahut Leeteuk.
“Aku mau kau menjaga anakku itu ya. Jangan biarkan dia sedih dan terluka.” Mr.Lee menepuk punggung Leeteuk seperti ketika mereka pertama kali bertemu.
“Ah, pasti paman. Paman jangan khawatir.” jawab Leeteuk sambil menyunggingkan senyum.

^^

Seperti biasa Donghae menunggu Leeteuk di depan gerbang sekolahnya, biasanya Leeteuk menjemputnya.
Tiba-tiba HPnya berdering, tanda ada telepon.
Diangkatnya telepon itu.
“Annyeongohaseyo,” sapa Donghae,
“Donghae-ya! Mianhae, aku tidak bisa datang menjemput! Aku sedang ada urusan! Cheongmal mianhae!” mohon Leeteuk diseberang sana. “Ne~ hyung. Tak apa kok, urusi saja urusanmu dulu. Annyeong.” Donghae menutup sambungan teleponnya, lalu segera berjalan menuju tempat training SUJU.
Tiba-tiba HPnya bergetar lagi, ada lagi telepon masuk.
Dingkatnya telepon itu,
“annyeonghaseyo.” sapa Donghae.
“Donghae-ya! Aku minta kau harus sabar ya, nak. Appa mu, appa mu…”,
“appa kenapa?!” Tanya Donghae khawatir.
“Appa mu baru saja meninggal.”

DEG!

Rasanya, ada yang menusuk tepat di hati Donghae.
Badannya lemas sebentar, tapi tiba-tiba dia merasa kuat jika hanya untuk berlari.
Ketika melihat taksi, dia langsung menyetopnya, dan langsung berangkat ke rumahnya.

^^

Di sana, di kamarnya. Donghae menangis semalaman.
Di rumahnya, hanya ada Leeteuk yang menemaninya tinggal di rumah Appanya itu.
“Donghae-ya, jangan terus-terusan menangis dong. Kau belum makan dari kemarin.” Bujuk Leeteuk,
Donghae tak menjawab, hanya terdnegar isakannya pelan.
Leeteuk memberanikan diri masuk ke kamar Donghae.
Suara Petir cukup mengagetkan hati Leeteuk yang juga kaget melihat keadan Donghae. Berantakan.
Donghae masih mengenakan seragam sekolahnya. Donghae menyenderkan keningnya pada jendela kamarnya, dan dia melihat keluar dengan mata yang dihiasi kantung mata dan air mata. Seragam sekolahnya pun sudah berantakan.
“Donghae-ya.” panggil Leeteuk lembut, sepertinya sudah tertanam jiwa KAKAK di dalam diri Leeteuk.
“Mr.Lee memintaku untuk menjagaku. Saat aku kesini minggu lalu bersamamu. Tapi, aku sama sekali tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini.” Jelas Leeteuk sambil duduk di sebelah Donghae dan memegang pundaknya.
Donghae menoleh ke arah Leeteuk.
“Appa bilang begitu?” Tanya Donghae, Leeteuk mengangguk.
“Dia ingin aku menjagamu, dan aku mau menjaga janjiku. Mau kan kau makan dan berhenti menangis?” Tanya Leeteuk,
Donghae diam, lalu mengangguk perlahan.
“Maukan kau mengganti bajumu dan segera tidur?” Tanya Leeteuk,
Donghae mengangguk pelan,lagi.
“Terima kasih Donghae,” Leeteuk menepuk pundak Donghae.
“Tidak, aku yang harus berterima kasih.” balas Donghae,
“Terima kasih sudah menjagaku,hyung. Saranghae.” gumam Donghae,
lalu Leeteuk memeluk Donghae anak, Leeteuk memang sudah menjadi ‘KAKAK’ untuk Donghae.
“Saranghaeyo.” balas Leeteuk.
“Dan, cepat ganti bajumu, lalu ikut aku makan.” Perintah Leeteuk lalu melepas pelukannya, dan segera keluar dari kamar Donghae.

^^

Cat : Mianhae, sebenernya aku ga tahu cerita jelasnya, cuma paling enggak, itu yang ada di kepalaku.
Kejadian antara Donghae-Mr.Lee-Leeteuk.
Mianhae pokoknya kalau aku sok tahu.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: